Selasa, 26 Oktober 2021

Fakta dan Opini

 

Oleh: Idha Mahendra Kusmiyanto (B95219102)

 

A.    Fakta

a.      Pengertian fakta

    Fakta adalah hal atau peristiwa yang benar-benar terjadi (Panuju, 2005; Suyono, 2007). Fakta merupakan sesuatu yang apa adanya, dengan kata lain fakta merupakan potret tentang keadaan atau peristiwa. Fakta berisi informasi tentang jumlah atau angka-angka, nama-nama, peristiwa, hari, dan tanggal yang merujuk kepada kenyataan yang sebenarnya. Bentuk fakta berupa gambar, foto, data statistik, tabel, peristiwa, dan grafik sedangkan sifatnya yaitu menunjukkan. (Kussuji & Triningsih, 2010; Trianto, 2007)

b.      Macam macam fakta

    Macam-macam fakta dapat dibagi dalam kategori fakta benda, fakta peristiwa, fakta jumlah, fakta waktu, dan fakta faktor penyebab (Suyono, 2007).

1.  Fakta benda yaitu fakta yang menjelaskan atau memberi keterangan pada suatu benda. Fakta benda biasanya memuat sifat, perihal, kondisi atau situasi yang terjadi pada seseorang, tempat, atau sesuatu.

2.  Fakta peristiwa yaitu fakta tentang suatu peristiwa sebagai mana adanya, misalnya kebakaran, bencana alam, kecelakaan, pidato presiden, pertemuan besar. Adapun peristiwa itu sendiri yaitu kejadian (hal, perkara, kejadian yang luar biasa menarik perhatian, dan sebagainya) yang benar-benar terjadi.

3.   Fakta jumlah, biasanya dituliskan dengan angka atau bilangan. Adapun untuk mengidentifikasi fakta jumlah dapat dilakukan dengan pertanyaan berapa.

4. Fakta waktu, keterangan waktu yaitu keterangan yang menjelaskan berlangsungnya sesuatu dalam waktu tertentu. Pengidentifikasian fakta ini dapat dilakukan dengan pertanyaan kapan.

5.   Fakta faktor penyebab, mengungkapkan fakta tentang penyebab mengapa sesuatu itu bisa terjadi atau berlangsung. Terdapat kata yang menunjukkan kata sebab, misalnya: sebab, karena, oleh karena itu, dan sebagainya. Selain melihat dari kata-kata yang digunakan dalam fakta ini dapat pula diidentifikasi dengan pertanyaan apa.

 

B.     Opini

a.      Pengertian opini

    Opini merupakan suatu sikap pikiran seseorang terhadap suatu persoalan. Opini atau pendapat adalah segala hal yang diungkapkan seseorang berdasarkan pendirian atau sikap yang diyakininya (Suyono, 2007). Pendapat pribadi dapat salah atau benar. Pendapat seseorang juga dapat berbeda dengan pendapat lainnya. Suatu pendapat akan makin mendekati kebenaran apabila ditunjang oleh fakta yang kuat dan meyakinkan. opini berisi pandangan pribadi. Biasanya, opini menggunakan kata lain sebagai ungkapan penilaian atau penafsiran pribadi terhadap fakta. opini merupakan pikiran, anggapan, buah pemikiran atau perkiraan. Bentuknya berupa saran, kritik, tanggapan, harapan, nasihat, dan ajakan. Secara umum ungkapan opini tersebut mencakupi tiga dasar, yakni positif, negatif, dan netral (Kansal & Toshniwal, 2014; Ojokoh & Kayode, 2012). Opini positif mengarah kepada sikap setuju dan opini negatif mengarah kepada sikap tidak setuju yang masing-masing memiliki skala tingkatan bobot daya kesetujuan (Ikhsan, 2019) sisi relasi makna, opini selain memiliki hubungan dengan makna kesetujuan (agreement), juga berhubungan dengan relasi konflik (conflict), pengekangan (confinement), dan pembuktian (evidence).

b.      Macam macam opini

    Macam-macam opini meliputi tanggapan (kritik dan saran), harapan, nasihat, dan ajakan yang menunjukkan ciri-ciri informasi opini. (Kussuji & Triningsih, 2010)

1.   Opini saran, saran merupakan salah satu bentuk dari opini jadi dapat dikatakan opini saran yaitu opini yang berbentuk saran. Tujuan mengemukakan saran ialah agar terjadinya pertimbangan atau peningkatan dari keadaan semula.

2.   Opini kritik, kritik merupakan salah satu bentuk dari opini jadi dapat dikatakan opini kritik yaitu opini yang berbentuk kritik. Kritik adalah tanggapan yang disertai dengan pertimbangan baik buruk terhadap suatu karya, pendapat, tindakan, dan keadaan.

3.   Opini harapan, harapan merupakan salah satu bentuk dari opini jadi dapat dikatakan opini harapan yaitu opini yang berbentuk harapan. Harapan yaitu keinginan terjadinya sesuatu. Biasanya didahului oleh ungkapan saya harap, saya berharap, mudah-mudahan, dan semoga serta dapat pula menggunakan konjungsi agar dan supaya.

 

Kesimpulan

    Suatu informasi harus disampaikan dengan teliti, ringkas, jelas, mudah dimengerti, dan menarik. Kata teliti berarti informasi yang disampaikan harus benar, akurat, dan tidak ada rekayasa berita. Kata ringkas dan jelas berarti kalimat-kalimat yang digunakan tidak berteletele, kata-kata yang digunakan tepat secara semantik dan gramatikal. Kata mudah dimengerti berarti para pembaca tidak perlu buang energi mencari makna kata atau kalimat yang digunakan. Kata menarik berarti berita yang disampaikan disusun dalam kalimat-kalimat atau kata-kata yang menarik sehingga orang ingin membacanya. fakta dan opini berfungsi saling melengkapi. Suatu pendapat akan makin mendekati kebenaran apabila ditunjang oleh fakta yang kuat dan meyakinkan. Pengungkapan sebuah fakta kadangkala perlu diperjelas dengan deskripsi yang berupa opini (pendapat) pembicara atau penulis, demikian sebaliknya. Untuk mengungkapkan opini perlu didukung oleh fakta-fakta sehingga opini dapat diterima oleh pendengar atau pembaca.

 

Daftar pustaka

Panuju, R. (2005). Panduan Menulis untuk Pemula. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Suyono. (2007). Cerdas Berpikir Bahasa dan Sastra Indonesia. Jakarta: Ganesa.

Kussuji, N. I., & Triningsih, D. E. (2010). Cakap Berbahasa Indonesia untuk Kelas IX SMP/MTS. Jakarta: PT Intan Permai.

Trianto, A. (2007). Pembahasan Tuntas Kompetensi Bahasa Indonesia untuk SMP Kelas VII. Jakarta:Erlangga.

Ojokoh, B. A., & Kayode, O. (2012). A Feature-Opinion Extraction Approach to Opinion Mining.Journal of Web Engineering, 11(1), 51–63.

Kansal, H., & Toshniwal, D. (2014). Aspect Based Summarization of Context Dependent Opinion Words.Procedia Computer Science: 18th International Conference on Knowledge-Based and Intelligent Information & Engineering Systems-KES 2014, 35(C), 166–175.

Ikhsan, M. K. (2019). Word Expressions of Agreement and Disagreement Used by the Students in Speaking Class. English Education Journal, 10(1), 112–127. https://doi.org/10.1192/bjp.111.479.1009-a

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Media Dalam Perspektif Ekonomi dan Politik

A.     Pendahuluan      Kesamaan utama antara politik, ekonomi dan media ada pada hubungannya dengan orang banyak. Ketiga ranah tersebut m...